Selasa, 06 Agustus 2013

Memperbaiki dan Merawat Rice Warmer

Filled under:

Perawatan
Perawatan pada rice warmer relatif ringan. Perawatan ini dilakukan menjadi tiga bagian, yakni perawatan terhadap fisik, kelistrikan dan sedikit bagian mekanik.

Perawatan fisik yaitu dalam bentuk pembersihan bagian-bagian peralatan seperti pan bagian dalam dan bagian luar. Membersihkan bagian dalam cukup dengan air dan sabun/vim. Sedang untuk bagian luar agar tidak mudah berkarat harus selalu kering dan bila mungkin diberi bahan anti karat atau bila catnya sudah rusak dilakukan pengecatan kembali.

Penghangat Nasi Kirin
(oden-houseware.com)

Pemeliharaan kelistrikannya antara lain dijaga agar kabel tenaga tidak sering tertekuk dan perhatikan saklar, apabila nasi telah masak, pastikan saklar dalam posisi off atau warm.

Setiap kali akan menggunakan rice warmer, yakinkan bahwa tidak ada benda lain yang berada di bagian dalam antara pan dengan bagian dasar rice warmer yang dapat mengganggu proses menanak nasi.

Perbaikan
Bagian yang memungkinkan kerusakan pada rice warmer antara lain :

Kabel tenaga, putus atau isolasi terkupas. Cara perbaikannya bila memungkinkan diperbaiki/diisolasi pada bagian yang rusak, tetapi kalau kabel sudah cukup tua dan pendek lebih baik diganti baru.

Saklar. Pada umumnya mengalami kerusakan pada bagian mekanik seperti pegas dan kontaknya. Karena model saklarnya tidak umum dijual dipasaran, bila rusak memerlukan perbaikan atau dimodifikasi.

Elemen pemanas. Kerusakan elemen pemanas biasanya disebabkan oleh kesalahan tegangan, di mana biasanya dipakai untuk tegangan 110 volt kemudian dipakai pada tegangan 220 volt. Penyebab lainnya adalah karena kurangnya pemeliharaan, sehingga pada bagian elemen atau bagian dasar dari rice warmer berkarat, sehingga pelindung elemen rusak dan elemennya putus atau terhubung singkat (konsleting) dengan badan. Untuk merek tertentu, elemen pemanas ini ada yang dijual satu set. Namun pada kebanyakan merk, kerusakan elemen susah  unutuk diperbaiki.

Pengatur panas, alat ini dilengkapi dengan pengatur/pembatas panas dari bimetal, kerusakan pada bimetal dapat menyebabkan rice warmer tidak panas atau panas menjadi terlalu tinggi. Untuk itu, bimetal perlu diperiksa dan diset ulang atau diperbaiki.

Langkah-langkah di atas dapat juga diterapkan pada rice cooker.
Selamat mencoba ^^

0 komentar:

Poskan Komentar