Kamis, 15 Agustus 2013

Saringan Minyak

Filled under:

Berkat naiknya harga BBM awal Juni tahun ini, berbagai harga kebutuhan pokok juga latah dan ikutan naik, khususnya yang berhubungan dengan kebutuhan sembako. Harga daging naik gila, harga minyak juga.

Untuk menghemat pengeluaran yang kian membesar, kadang faktor kesehatan diabaikan. Salah satunya dengan memakai minyak jelantah atau minyak bekas pakai secara berulang kali.

Tahukah Anda, cara demikian dapat membahayakan tubuh karena dapat memicu dan memperbesar peluang terkena berbagai kanker.

Saringan Minyak
(oden-houseware.com)
Saringan Teh
(oden-houseware.com)


Namun ada beberapa tips yang dapat digunakan untuk setidaknya membuat minyak bekas menjadi lebih bersih.

Arang Sekam
Celupkan arang sekam sekitar 1% selama 30 menit ke dalam minyak goreng bekas yang telah di panaskan. Diamkan hingga arang sekam mengendap, lalu saring minyak tadi. Proses ini akan menjernihkan secara fisik, kimia, maupun organoleptik mendekati kualitas minyak yang masih segar.

Arang Kayu
Haluskan arang kayu lalu masukkan ke dalam minyak bekas yang sudah di panaskan. Diamkan hingga arang kayu mengendap. Saring menggunakan saringan minyak.

Mengkudu
Tumbuk buah mengkudu yang sudah masak, peras dan ambil sarinya. Campurkan sari perasan tadi ke dalam minyak bekas, aduk sampai rata dan biarkan selama 5 menit sampai 10 menit sampai mengendap. Panaskan pada suhu 50ยบ C dan disaring pakai saringan. Sebagai perbandingan, satu buah mengkudu dipakai untuk menjernihkan ¼ liter minyak goreng.

Parutan Kelapa
Minyak bekas diendapkan dahulu lalu buang kotoran yang sudah mengendap. Panaskan minyak dan tambahkan ampas/sisa parutan kelapa ± 10% dari jumlah minyak. Setelah mendidih beberapa saat, angkat dari kompor dan biarkan dingin sampai ampas mengendap, lalu buang endapan dan sisa parutan kelapa.

Nasi
Letakkan nasi diatas saringan. Saringlah minyak dengan saringan yang sudah ditaruh nasi tadi secara perlahan. Kotoran pada minyak akan menempel pada nasi tersebut.

Kulit Pisang
Masukkan kulit pisang segera sesudah Anda menggoreng makanan. Kotoran akan menempel pada kulit pisang tersebut.

0 komentar:

Poskan Komentar